Postingan

Cara Menyempurnakan Sholat

Gambar
Enam Cara Menyempurnakan Shalat Kita Ada enam hal hal sering diabaikan oleh seseorang ketika shalat. Karena keenam hal tersebut tidak termasuk rukun dan syarat shalat, yang memang tidak mempengaruhi sah-tidaknya shalat. Namun jika diperhatikan hal tersebut akan menjadikan shalat lebih bernilai dari pada sekedar tuntutan syariah belaka.   P ertama   adalah semangat atau gairah menjalankan shalat ketika waktu telah tiba. Karena sejatinya Allah swt. tidak senang jika hamba-Nya bermalas-malasan, apalagi bermalas-malasan dalam mengerjakan shalat. Sebagaimana firman-Nya; واذا قاموا إلى الصلاة قاموا كسالى     Allah swt sebagai Tuhan Penguasa Alam, Pemilik jagad raya dan seisinya, Pemberi rahmat atas segala kehidupan di dunia, sangat berkuasa dan berhak untuk memanggil siapapun, kapanpun dan dimanapun juga. Namun demikian, Allah swt. hanya memanggil hamba-Nya yang muslim melalui shalat lima kali dalam sehari. Maka, wajar jika Allah swt. melaknat hambanya yang a...

Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua

Seorang anak, meskipun telah berkeluarga, tetap wajib berbakti kepada kedua orang tuanya. Kewajiban ini tidaklah gugur bila seseorang telah berkeluarga. Namun sangat disayangkan, betapa banyak orang yang sudah berkeluarga lalu mereka meninggalkan kewajiban ini. Mengingat pentingnya masalah berbakti kepada kedua orang tua, maka masalah ini perlu dikaji secara khusus. Jalan yang haq dalam menggapai ridha Allah ‘Azza wa Jalla melalui orang tua adalah birrul walidain. Birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua) merupakan salah satu masalah penting dalam Islam. Di dalam Al-Qur’an, setelah memerintahkan manusia untuk bertauhid, Allah ‘Azza wa Jalla memerintahkan untuk berbakti kepada orang tuanya. Seperti tersurat dalam surat al-Israa’ ayat 23-24, Allah Ta’ala berfirman: وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا ...

Kajian Islam Hijrah Hati adalah Hijrah Terpenting

Imam Ibnul Qayyim  rahimahullahu ta’ala  menjelaskan bahwa keinginan untuk hijrah yang ada dihati setiap orang yang beriman bisa kuat atau lemah sesuai dengan kuat atau lemahnya motivasi cinta dalam hati seorang hamba. Maka setiap kali motivasinya semakin kuat, maka hijrahnya akan semakin kuat, semakin lengkap dan semakin sempurna. Sebaliknya, jika motivasinya semakin lemah, maka hijrahnya pun lemah. Sampai-sampai hampir-hampir dia tidak merasakannya dan tidak menggerakkan keinginannya. Ini semua kembali kepada masalah iman, penyempurnaan tauhid dihati kita. Oleh karena itulah penjelasan masalah ini hampir-hampir tidak dicantumkan dari penjelasan orang-orang yang membahas masalah hijrah. Justru yang ditekankan oleh mereka adalah hijrah yang terkadang sebagian orang tidak merasakannya. Contohnya adalah hijrah dari negeri kufur ke negeri Islam. Ada sebagian orang yang tidak merasakannya. Mungkin karena dia sudah tinggal di negeri k...

Kajian Tentang Jodoh

Gambar
Sabar saja jodoh akan datang sendiri, jika sudah waktunya. Ungkapan ini memang cukup menentramkan hati. Meski belum juga menemukan seorang pendamping dalam hidup. Meyakini kalimat ini adalah cara paling ampuh untuk menenangkan diri sebagian orang. Ya, sama hal nya dengan jodoh yang diyakini telah ditentukan oleh Allah semenjak manusia belum diciptakan dan telah ditulis di Lauhul Mahfudz. Rezeki pun dianggap telah lama digariskan oleh Sang Maha Pencipta. Namun ini seringkali merancukan kepahaman umat islam dengan konsep takdir itu sendiri. Sebagian orang beranggapan, karena jodoh dan rezeki sudah ditetapkan oleh Allah Subhanahu wata’ala. Maka, apapun yang terjadi kita tidak bisa mengubah perolehan rezeki dan jodoh tersebut. Dengan kata lain sehebat apapun usaha kita dalam memperoleh rezeki jika Allah sudah mentakdirkan miskin sebelum kita lahir maka miskin juga yang kita dapatkan. Sebaliknya jika Allah sudah mentakdirkan kaya semalas apapun kita, kita akan kaya. Benarkah anggapan t...

Cara Menjaga Hati

Sebagai umat islam yang beriman dan bertaqwa, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga hati dari sifat-sifat tercela, seperti dengki, iri, sombong, putus asa dan sebagainya. Tentunya menjaga hati bukanlah perkara mudah. Pada dasarnya, hati manusia sifatnya mudah berbolak-balik. Apabila kita sanggup menjaga hati tetap bersih maka insyaAllah segala perbuatan kita juga akan baik. Sebaliknya, jika hati telah rusak (dalam artian kotor, menyimpan banyak penyakit) maka rusaklah semua diri kita. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “ Ketahuilah bahawa dalam jasad manusia ada segumpal daging, jika baik maka baiklah seluruh anggota dan jika umaka rusaklah seluruh anggota, ketahuilah itulah hati .” (HR. Bukhari dan Muslim) Nah, berikut ini beberapa cara menjaga hati menurut islam: Memperbanyak dzikir Cara menjaga hati menurut islam yang pertama adalah dengan memperbanyak dzikir. Berdizikir merupakan salah satu ibadah untuk mengingat dan mendekatkan diri dengan A...